Muara Teweh – Tumbang anoi yang menjadi sejarah untuk anak cucu kita nanti karna berakhirnya budaya “ngayau” yang terjadi tahun 1894 di desa tumbang anoi, kecamatan damang batu kabupaten gunung mas.
Dalam keberangkatan tersebut, beberapa lembaga yang berangkat terdiri dari gerdayak, dayak misik, MAKI, Pemuda kaharingan indonesia yang berangkat pada tadi malam sekitar pukul 10 malam kini telah sampai di tewah gunung mas.
Hison selaku koordinator rombongan mengatakan ” kami berharap agar rombongan kami selamat sampai tujuan dan semoga selalu sukses hingga berakhirnya acara napak tilas di tumbang anoi,” ujarnya.
Dia menambahkan “semoga apa yang menjadi tujuan dapat menjadi manfaat masyarakat dayak se asia pada umumnya dan kalimantan pada khususnya,” pungkasnya. (Iwan)







