Dianggap Membahayakan, Tim PPS Tasikoki Evakuasi Buaya Milik Warga Kotabunan

Boltim, Daerah, Peristiwa169 Dilihat

KOTABUNAN, FokusAktual.co.id — Hewan Reptil atau buaya, peliharaan salah satu warga Kotabunan Selatan (Kotsel) Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berhasil di amankan tim Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (4/09/2019).

Buaya milik warga Kotsel itu berukuran 3.40 meter dengan lebar
70 CM dan berat diperkirakan 350 kg, itu menjadi tontonan warga setempat saat dievakuasi ke tempat penyelamatan satwa.

Ketua Tim PPS Tasikoki dr.Fami meruapakan dokter hewan menjelaskan. Buaya salah satu satwa liar yang langka dan di lindungi tidak boleh di pelihara sembarangan oleh warga karena sangat berbahaya bagi siapa pun. 

“Ini kan buaya jenis reptil termasuk golongan hewan buas yang tidak bisa di pelihara oleh warga. Kenapa harus di evakuasi, karena ini satwa di lindungi tidak bisa di peliharan di tempat umum dan sangat membahayakan. Apalagi ini akses jalan umum dan dekat dengan pasar sebagai tempat pertemuan umum maka harus di evakuasi. terang dr Fahmi.

“Siapa pun dia kalau memiliki satwa di lindungi akan di sita semua. Kenapa di sita karena satwa ini di lindungi tidak bisa di pelihara di tempat sembarangan,” tegasnya.

Dikatakannya, hewan reptil tersebut akan di evakuasi ke Pusat penyelamatan satwa (PPS) tasikoki di Watudambo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

“Disana sudah ada tempat yang sudah di bangun menyerupai alam untuk buaya, khusus penampungan semua satwa-satwa yang di lindungi,” terangnya. 

Sementara pemilik buaya reptil ini Mengatakan, buaya ini sempat ia pelihara sampai akhirnya di ketahui buaya air ini merupakan satwa dilindungi. 

“Umur buaya sudah ada 10 tahun lebih. Selama buaya di perliharanya tidak pernah membuat heboh warga atau tidak membuat onar,” jelasnya.

Adanya evakuasi hewan peliharaanya tersebut, sebagai pemilik dirinya tidak keberatan. Sebab ini demi keselamatan satwa tersebut. 

“Saya juga sangat senang kalau buaya ini di pindahkan ke tempat yang lebih aman atau tempat pemeliharaan hewan satwa,” ungkapnya.  (rey)