Akademisi Malut Soroti Pertemuan Kajati Vs Pejabat Daerah

Daerah, Pemerintahan146 Dilihat

Ternate, FokusAktual.co.id – Sikap Kajati Malut Wisnu Baroto yang doyan bertemu dengan sejumlah pejabat daerah, sebut saja Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba serta beberapa pejabat Daerah Di lingkup Provinsi Malut mendapat sorotan dari publik malut.

Sedianya ini disampaikan langsung dosen hukum Univearitas Khairun Ternate, Abdul Kadir Bubu. Ia menilai, pertemuan gubernur dengan Kajati Malut yang berlangsung beberapa pekan terakhir di Kantor Kajati tidaklah etis.”lajutnya.

Pasalnya jika pertemuan Kajati dengan Gubernur serta beberapa pejabat daerah intens dilakukan, Suda tentu akan memperhambat kinerja penyidik dalam hal penanganan kasus korupsi yang saat ini berjalan. Sehingga apa yang di lakukan oleh kajati, menemui pejabat di kantor Kejati yang sebagian bermasala itu tidaklha etis. Kenapa tidak  etis? 
Karena di dalam proses penegakan hukum,meskipun dalam kapisitas sebagai Kajati malut menemui para pejabat dalam tanda kutip bermasalah di kantor kejati patut di curigai ada apa sebenarnya, dan jangan sampai ada masala atau sengaja di bangun kompromi antara kajati dan pejabat- pejabat yang tersangkut dengan masalah tesebut.”Apalagi itu ditemuinya di kantor kejaksaan tinggi malut. Artinya,sebagai masyarakat sebagai pengiat hukum selama ini dan itu tidak yang di lakukan oleh kajati dan kita tidak percaya dengan komitmen kajati untuk memberantas kasus- kasua korupsi yang ada di maluku utara yang telah dia janjikan itu” papar Bubu.kepada Media ini di Jarod Cafe kemarin.(24/4/2019).
“Dikatakan lagi dalam pertemuan ini menemui pimpinan pimpinan daerah misalnya, doyan menemui pejabat pejabat yang bermasala, dan itu artinya ini adalah sesuatu yang patut kita pertanyakan dan ini menjadi catatan buruk bagi kita. Pintanya Bubu. 

Ia Pun berhap, ” kajati Suda tentuanya tau persis orang- orang yang lama di kejati malut dan bahkan kajati tau orang yang mampu jalannya perkara sehingga seluru komentar dan penanganan perkara ini diserahkan kepada orang- orang lama yang bisa berkila atau bersilat lida untuk menjawab seleru pertanyaan.”harapannya. 

(Tam)