Bolmong, Fokusaktual.co.id – Proyek balai sungai provinsi sulawesi utara rehabilitasi jaringan irigas yang ada di kecamatan lolak yang di kerjakan oleh cv. richer pratama dengan pagu anggaran senilai Rp.6.908.529.049.29 di duga kerjanya asal asalan.
Berawal dari adanya dugaan serta adanya kejanggalan beberapa warga masyarakat setempat terhadap pekerjaan tersebut yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau ketentuan tehknis, pada program kegiatan Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi yang ada di desa lolak,kecamatan lolak kabupaten bolaang Mongodow
Pasalnya, pekerjaan saluran yang mengairi persawahan yang ada di desa mongkoinit memakai tanah timbunan berupa sisa potongan batang padi
Bahkan bukan itu saja,sebagian matrial yang di pakai tidak sesuai dengan spek yang ada, antara lain berupa pasir bercampur tanah, secara garis batas dan bentangan irigasi tersebut, tidak tahu dengan jelas kepastian batas volume pekerjaan itu ujar beberapa pekerja yang namanya tidak mau di publish
Kegiatan tersebut mengakibatkan banyak keluh kesah dari warga desa setempat, karena menurut mereka akibat pekerjaan tersebut warga merasa dirugikan karena kemungkinan besar irigasi itu tidak akan bertahan lama.
Karena itu banyak warga masyarakat setempat meminta dan berharap agar pihak yang berwenang atau Aparat Penegak Hukum (APH) bisa menindak lanjuti permasalahan ini sebagaimana semestinya, (Hendra).






