Kotamobagu-FokusAktual.co.id – Pandemi Covid – 19 masih belum berakhir, begitu banyak dampak yang di timbulkan akibat wabah yang terjadi di seluruh dunia ini, ekonomi, perdagangan, dan hampir semua aktifitas sosial kemasyarakatan di semua negara jadi terganggu dan berdampak akibat Covid -19.(Rabu/24/2/2021)
Indonesia juga tak luput dari Covid – 19, berbagai usaha dan upaya yang di lakukan oleh pemerintah RI dalam rangka pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran virus ini termasuk kementerian pendidikan. Menengah Pertama (SMP) Kristen Kotamobagu mencoba melakukan belajar tatab muka dengan menerapkan protokoler kesehatan yang sanga ketat dengan tujuan peningkatan kwalitas pendidikan peserta didik ungkap kepsek Parson.
Lanjut kepala sekolah ” ada beberapa kendala jika di terapkan proses belajar mengajar daring di antaranya, tidak semua siswa memiliki handphone android atau walaupun ada tapi terkadang mereka tidak memiliki pulsa data atau bahkan hp-nya hanya di pinjam kepada orang lain bisa saja orang tua atau teman tapi itu tetap tidak akan maksimal dan akan terganggu ujar kepsek.
Masih kata Person ” proses belajar tatab muka ini sifatnya baru ujicoba dan kami tidak paksakan agar semua murid harus hadir tapi tergantung kesehatan muridnya dan orang tua apakah di ijinkan atau tidak tutup kepsek.(Rudy Sambur)





