Boltim-Fokusaktual.co.id-Niat pihak-pihak tertentu memanfaatkan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk kepentingan salah satu kandidat, bakal tidak terwujud. Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa memastikan penyaluran bansos tersebut tidak akan lewat dari 5 Desember. Atau sebelum bupati definitif kembali dari masa cuti kampanye.
Saat ini, menurut Talumepa, dia sudah menugaskan Inspektorat Boltim untuk memeriksa terkait bansos tersebut.
“Saya sudah perintahkan Inspektorat periksa dulu dan sementara diperiksa,” ujarnya, Selasa (1/12).
Lanjutnya, setelah usai pemeriksaan Inspektorat baru bansos bisa disalurkan.
“Selanjutnya akan dibuat berita acara baru disalurkan,” katanya sambil memastikan tidak akan lewat 5 Desember.
Diketahui, sebelumnya Wakil Ketua DPRD Boltim Medy Lensun menyorot penyaluran bansos tersebut yang diduga sarat dengan kepentingan calon tertentu.
“Jadi saya minta ke Pjs Bupati Boltim untuk menyalurkan bantuan tersebut sebelum tanggal 5 Desember,” ujarnya.
Ketua PDI Perjuangan Boltim ini mengatakan, terinformasi ada upaya untuk memanfaatkan penyaluran bansos Covid-19 tersebut untuk menggalang dukungan bagi paslon tertentu.
“Ini bahaya dan tentunya akan merugikan paslon lain. Bansos itu sumber dananya adalah APBD, sehingga harus bebas dari kepentingan politik kandidat tertentu,” katanya (*)




