Minsel, FokusAktual.co.id – Bertempat di balai pertemuan umum BPU desa ongkaw tiga kecamatan sinonsayang, ratusan masyarakat se’kecematan sinonsayang bahkan kecamatan tenga menghadiri acara sosialisasi salah satu program terbaik dari semua program terbaik presiden jokowi yaitu program redistribusi tanah atau program melepaskan, memberikan tanah negara atau Hak Guna Usaha HGU dan lainnya kepada masyarakat indonesia yang dalam hal ini konsorsium pembaharuan agraria KPA serta serikat petani sulut SPS di dalamnya adalah komunitas masyarakat petani lokal yang tersentral di desa ongkaw, kamis (07/03/2019).
Kedua organisasi ini adalah wadah untuk mendorong, membantu masyarakat dalam hal ini menyelesaikan, mengawal termasuk ketika ada sengketa atau konflik agraria di dalam masyarakat, di dalamnya juga ketika ada penumpang gelap alias masyarakat yang tidak wajar, pengusaha atau pejabat tertentu yang kenyataan di lapangan menguasai lahan rata-rata di dapati cukup besar jauh lebih besar dengan masyarakat yang benar- benar layak untuk mendapatkan haknya sesuai dengan aturan yang ada yaitu masyarakat yang berhak untuk mendapatkan program redistribusi tanah ini adalah masyarakat yang kategori kurang mampu dan luas penguasaanya harus sesuai aturan juga atau tidak boleh lebih dari 2 hektare per kepala keluarga untuk lahan perkebunan dan untuk tanah kintal satu kepala keluarga satu bidang tidak boleh lebih,
Lanjut reforma agraria di dalamnya ada kementrian ATR dan tata ruang bermaksud untuk melakukan penataan ulang terhadap status tanah, penguasaan tanah dan tumpang tindih kepemilikan tanah yang sekarang ini di indonesia masih banyak terjadi; di antaranya di kuasai oleh korporasi, pengusaha, orang perorang yang dalam pemanfatan dan penguasaannya hanya memperkaya diri atau korporasi dan sama sekali tidak berpihak atau menguntungkan pada masyarakat kecil atau masyarakat ekonomi lemah, ada 9 juta hektar tanah yang rencananya akan di berikan kepada seluruh masyarakat indonesia, maka sulawesi utara lebih khusus lagi minsel harus berusaha berjuang mendapatkan peluang emas ini, karena di indonesia baru 4 daerah yang sudah berhasil mendapatkan program ini salah satunya sulawesi utara yaitu desa mangkit kabupaten mitra yang ketika mendapatkan pelepasan hak hukum tuanya dalah kordinator KPA sulut bapak Simon Aling ungkap salah seorang dewan KPA pusat.
Ubed Anom dewan KPA pusat dalam sambutannya mengatakan sangat apresiasi niat serta kebersamaan dan semangatnya terkait dengan program ini karena itu adalah modal utama dalam membangun sistim pengorganisasian masyarakat lokal dalam mendorong terciptanya reforma agraria, adapun perwakilan desa-desa yang hadir adalah desa ongkaw 3, ongkaw 1, ongkaw 3, desa blonko, desa aergale, desa tanamon, desa sapa dan desa boyong atas, turut hadir pada acara sosialisasi ini adalah kordinator KPA sulut Simon Aling, kordinator SPS minsel Noldy Poluakan, sekretaris desa ongkaw 3 Jeane Massie dan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama termasuk ketua BPD desa ongkaw tiga.
(Noldy Poluakan)







