Bakornas Sulut Resmi Dampingi Masyarakat Buyungon Dugaan Korban Penyerobotan Tanah

Minsel121 Dilihat

Minsel, Fokusaktual.co.id – Kembali terjadi dugaan penyerobotan lahan perkebunan milik warga Kelurahan Buyungon yang diduga dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui pelaksana proyek Cv. Kamangta Waya, sumber dana APBDP Pen Tahun 2021 dengan nilai kontrak Rp. 9.882.230. 153.63. Lokasi Kilo meter 7 Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan.

Atas dasar itulah maka kami masyarakat yang merasa keberatan dan sangat di rugikan akan melakukan upaya hukum dan upaya lainnya dalam rangka mencari keadilan dengan mempercayakan dan bersama LSM BAKORNAS DPD Sulut untuk memperjuangkan hak kami ujar Juliana

Karena itu kami membuat surat pernyataan keberatan dan pendampingan atas nama warga Buyungon Korban dugaan penyerobotan lahan perkebunan di kilo meter 7. yang menjadi korban dugaan penyerobotan lahan perkebunan serta pencurian buah kelapa, kini secara resmi kami meminta pendampingan hukum dari LSM Badan Anti Korupsi Nasional (BAKORNAS) Sulut.

Ketua Bakornas Sulut Bung Noldy Poluakan saat di wawancara, Rabu(2/3/2022) membenarkan kalau warga Buyungon korban dugaan penyerobotan lahan perkebunan telah memberikan kuasa pendampingan kepada LSM BAKORNAS Sulut untuk mengawal, melakukan pendapingan hukum atas perkara tersebut dan jika perlu pasti akan bermuara ke pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Sulut ataupun Kejaksaan tinggi ataupun Pengadilan ucap Noldy

” Sudah saya terima pernyataan pendampingan dari warga Kelurahan Buyungon yang menjadi korban dugaan penyerobotan lahan untuk kemudian akan segera kami tindak lanjuti ke APH jika tidak ada solusinya.” kata Poluakan.

Berikut daftar Nama – nama warga Kelurahan Buyungon yang menjadi korban dugaan penyerobotan lahan perkebunan di wilayah Kilo meter 7.

1. Anatje Ulaan warga Buyungon Lingkungan dua(2).
2. Hendrikus Winokan warga Buyungon Lingkungan dua belas(12).
3. Joutje Katiandagho waga Buyungon Lingkungan Sepuluh(10).
4. Juliana Winokan warga Buyungon Lingkungan Satu(1).

Selain nama – nama ini, masih ada lagi daftar nama warga yang belum sempat tercatat. (Red/Jackli)