![]() |
| Presiden Joko Widodo. (Ist) |
FokusAktual.co.id, Opini – Harapan kita semua, agar Indonesia terlepas dari “midlle income trap”, keterjebakan sebagai negara yang rakyatnya memiliki pendapatan kelas menengah sebagai negara berkembang sejak 1985, sampai saat ini tidak dapat menjadi negara yang maju dan sejahtera.
*Hal ini akibat kebijakan pembangunan selama ini, telah tersandera oleh kepentingan segelintir *elit “borjuis (bangsawan feodal) beserta timnya, mafia ekonomi konglemerasi*, melalui penguasaan sumber daya alam yg diserahkan ke perusahaan luar negeri pengelilaannya (freeport dll). Rakyat hanya diberi hembusan “angin sejuk” subsidi yang tidak seberapa dibandingkan kekayaan alam yang telah dirampok oleh mereka semua. sehingga kualitas Sekolah dan kesehatan yang rendah, disertai rendahnya penghasilan masyarakat. Harapan sejahtera, hanya dibuai subsidi yang juga rendah.
Segilintir elit dan mafia, yang berjalan di atas permadani kebijakan ekonomi yang digelar oleh Soemitro, ayahnya Prabowo, yang dulu sering menggunakan slogan “besarkan dulu perusahannya (miliknya) , untuk dapat mengalirkannya ke perusahaan-perusahan kecil milik rakyat”, Faktanya setelah perusahaan mereka sangat besar dan menggurita (Konglomerat), tidak ada yang mengalir keluar sedikitpun untuk masyarakat.
Hanya Presiden Joko Widodo, yang memiliki kemauan, keberanian dan kemampuan untuk merubah kondisi tersebut.
Presiden Joko Widodo sangat kuat tekat dan komitmennya berpihak pada kesejahteraan seluruh rakyat dan kemajuan negara yang dicintainya.
Presiden Joko Widodo sangat cerdas, ulet, teguh, cerdik, jujur, bersih, tidak mengenal kata memyerah dan sangat sistematis.
Sehingga saat ini, sumua kerja kerasnya telah menghasilkan sukses luar biasa bagi kemajuan pembangunan Indonesia, yang mencengangkan masyarakat Indonesia maupun manca negara.
misal; mengutip pernyataan *Mahatir Muhammad, Perdana Menteri Malaysia,* yang sangat dikenal dunia sebagai PM yang karismatik, lama berkuasa sejak masa Soharto berkuasa duku dan sukses membawa Malaysia menjadi negara maju dan sejahtera, menyatakan bahwa *“Baru kali ini di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, kemajuan ekonomi Malaysia dapat dikalahkan oleh Indonesia”.*
Kekaguman bercampur keterkejutan luar biasa dari berbagai tokoh nasional dan luar negeri, kepada “KEBERANIAN luar biasa seorang Presiden Joko Widodo dalam membebaskan Pertamina dan BUMN strategis Indinesia lainnya dari cengkeraman para elit dan mafia kroni-kroni orde baru yg selama puluhan tahun telah mengkorupsi kekayaan rakyat. Bukan hanya
Akibatnya bukan hanya penghematan anggaran, tetapi juga meningkatkan pendapatan negara, termasuk dari pajak. Sehingga APBN untuk pembangunan bagi kepentingan seluruh masyarakat meningkat sampai dengan mendekati 50 % dari APBN sebelumnya pada tahun 2016.
Lebih terkejut lagi terhadap kenekatan Joko Widodo untuk menguasai secara mayoritas saham Freeport, yang selama ini dilindungi secara berlapis oleh UU, sehingga serasa “mustahil” dapat dilakukan oleh Indonesia dari penguasaan negara Amerika sejak tahun 1966.
Memang yang membuat keberanian dan keberhasilan Presiden Joko Widodo dalam menggusur semua kelompok elit dan mafia yang menguasai kekayaan Indonesia selama ini, terutama karena *Presiden Joko Widodo adalah orang bersih yang tidaka memliki catatan buruk secara hukum maupun politik, serta tidak ada kaitannya sama sekali dengan para elit orde baru.*
NEKAT DEMI KEMAJUAN NEGARA DAN KESEJAHTERAAN SELURUH RAKYAT, CUKUP TEPAT UNTUK PENILAIAN KETIDAK PERDULIAN PRESIDEN JOKO WIDODO, TERHADAP ANCAMAN “SERIUS” BAGI KEBERLANJUTAN KEKUASAANNYA PADA PEMILU 17 APRIL 2019 nanti. Kita semua mengetahui bahwa selama ini, untuk memastikan menjaga kepentingan negara Amerika dalam proses pemilihan presiden Indonesia, adalah mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar.
Presiden Joko Widodo, mengabaikan ancaman dari kekuatan manapun, terhadap bangsa dan negara Indonesia, selama dia yakini bahwa niat dirinya untuk menghibahkan jiwa raganya bagi kesejahteraan rakyatnya, akan menjadikan dirinya lebih kuat lagi karena “CINTA SELURUH RAKYAT INDONESIA”.
Rasa syukur kita kepada Allah SWT, yang telah memberkahi Indonesia seorang Presiden Joko Widodo, semoga Allah mengabulkan doa kita semua, agar beliau melanjutkan pengabdian dan kerja nyatanya bagi bangsa dan negara Indonesia pada periode kedua, tahun 2019-2024, amin.


