Manado, Fokusaktual.co.id – Tindak lanjuti Laporan Masyarakat, Ketua LSM BAKORNAS Sulut Noldy Poluakan bersama Tim turun lapangan (Turlap) di Proyek Kawasan Wisata Pantai Malalayang Manado yang di kenal dengan ‘Boboca’ sekaligus dalam rangka pengawasan Proyek yang bandrol ratusan milyard bahkan di duga Triliunan rupiah. Rabu, (16/2/2022).
Masyarakat Sulawesi Utara patut berbangga dan bersyukur, kenapa tidak, sejak kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey Sulut mengalami pertumbuhan Ekonomi yang sangat pesat melalui pembangunan infrastuktur yang di anggarkan lewat dana APBD bahkan dari APBN.
Dan ini adalah indikaror positif dalam roda perekonomian di Daerah.
Seperti.yang kita lihat saat ini pembangunan yang sedang berjalan di sebuah kawasan wisata di pantai Malalayang Manado sepanjang 1200 Meter.
Pembangunan dengan nama kegiatan Penataan Kawasan Pantai Malalayang dan Penataan Ecotourism Village Bunaken yang menjadi manajemen konstruksi PT Virama Karya(Persero). Kegiatan bersumber dari dana APBN 2020/2021.
Ketua Badan Anti Korupsi Nasional (BAKORNAS) DPD Sulut Noldy Poluakan mengatakan, “Kami mengapresiasi dan mendukung program pemerintah, sebagai LSM BAKORNAS yang adalah mitra Pemerintah akan melaksanakan fungsinya sebagai sosial kontrol dalam setiap kebijakan dan pembangunan yang ada, termasuk fasilitas publik agar pelaksanaannya sesuai dengan apa yang di harapkan oleh negara dan masyarakat.” Ungkap Poluakan
Noldy menambahkan, ‘Pembangunan ini adalah langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya dan hal ini merupakan suatu prestasi dari Pemerintah Daerah karena itu pelaksanaannya harus sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, sehingga masyarakat dan negara tidak di rugikan.” Ujar Poluakan.
Sementara itu Manajemen PT Virama Karya yang di temui media ini bersama ketua LSM BAKORNAS Noldy Poluakan diterima langsung oleh Iwan Setia selaku SM dan Frando selaku Pengawas lapangan.
Iwan Setia selaku SM PT Virama Karya menyampaikan” semua pekerjaan dilaksanakan sesuai RAB, Spek dan dengan memakai bahan berstandar SNI sehingga jaminan mutunya terjamin serta diawasi dengan baik.” Ucapnya.
“Contohnya pengunaan besi, ukuran dan kebutuhan tehnisnya harus sesuai, termasuk karena di dekat pantai besinya di pasang pelindung sehingga aman dari air laut maka konstruksi bangunannya terjamin kwalitasnya tutup Iwan. (Red)





